Pages

Showing posts with label jerawat. Show all posts
Showing posts with label jerawat. Show all posts

Thursday, May 8, 2014

Jenis - Jenis Jerawat

Jenis - Jenis Jerawat – Tahukah Anda jika sebenarnya jerawat memiliki beberapa jenis yang berbeda, sehingga kita tidak bisa secara sembarangan mengobati atau menghilangkan jerawat tanpa mengetahui terlebih dahulu jerawat tersebut masuk kedalam jenis jerawat yang mana, karena setiap jenis jerawat memiliki karakteristik yang berbeda – beda, nah termasuk jenis apakah jerawat Anda  apakah termasuk jerawat  non inflamasi ataukah jerawat inflamasi?

Jenis jerawat terbagi atas dua jenis  yaitu jerawat non inflamasi dan jerawat inflamasi , Jerawat Non- inflamasi terdiri atas komedo terbuka ( blackhead) dan komedo tertutup ( whitehead) ; sedangkan papul, pustul, nodus, kista termasuk dalam jenis jerawat inflamasi.  Berikut keterangannya :

Komedo Terbuka (blackhead)
Komedo terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan komedo saja, disebabkan oleh pori-pori kulit yang tersumbat sebagian atau akibat kelenjar keringat yang menghasilkan akumulasi minyak secara berlebihan. Inilah biasanya yang menyebabkan  bakteri, sel kulit mati dan keratin sering terjebak dalam pori-pori ini. Campuran zat penyumbat atau sebum mengalami oksidasi karena terkena udara dan berubah warna menjadi gelap. Sehingga jerawat jenis ini penampilan fisiknya ditandai dengan benjolan kuning hitam atau gelap pada kulit. Setelah dikeluarkan, sebum yang menyumbat berwarna coklat kekuningan. Komedo terbuka biasanya tidak menyebabkan radang dan paling sering muncul pada hidung dan bokong. Temukan cara menghilangkan komedo

Komedo Tertutup (Whitehead)
Komedo tertutup terjadi akibat adanya penyumbatan pori-pori atau kelenjar keringat dengan akumulasi minyak yang berlebih, bakteri, sel kulit mati dan keratin. Komposisi campuran zat penyumbatnya sama dengan komedo terbuka. Karena whiteheads tidak memiliki celah, maka campuran sebum tidak terkena udara dan tidak teroksidasi. Warnanya tetap putih namun kadang kekuningan. Penampilan fisiknya ditandai sebagai benjolan kecil putih. Komedo tertutup juga biasanya tidak disertai peradangan. Whiteheads dapat muncul di mana saja pada kulit. Munculnya Komedo Tertutup (Whitehead) bisa dicegah dan dihilangkan dengan melakukan Perawatan Wajah yang tepat.

Papula (Benjolan Merah)
Papula memiliki karakteristik gundukan merah, sedikit meradang, namun tidak memiliki puncak karena belum penuh dengan nanah. Komedo yang tidak diobati dapat memburuk menjadi papula ketika dinding kelenjar yang terinfeksi meletus, sehingga memungkinkan campuran sebum dan bakteri menembus kulit di sekitarnya. Ketika sel-sel darah putih masuk ke kelenjar yang meletus untuk melawan infeksi, terjadi peradangan. Jika tidak diobati, papula dapat memperburuk menjadi pustula

Pustula (Benjolan Merah Dengan Puncak Putih)
Ketika papula tidak diobati selama beberapa hari, akumulasi sel darah putih secara bertahap bergerak ke permukaan kulit. Pustula memiliki ciri-ciri memiliki noda di bagian tepi, meradang berwarna kemerahan dan bagian tengahnya berwarna kekuningan atau putih. Pustula sebenarnya merupakan standar dari istilah jerawat yang banyak disebutkan orang.

Nodul dan Kista
Jerawat yang sampai menimbulkan benjolan dan kista yang besar di bawah permukaan kulit ini lebih parah daripada jenis sebelumnya. Peradangan umum ditemui pada jerawat jenis ini dan juga menyakitkan jika disentuh. Nodul dan kista terbentuk ketika sebuah folikel meradang meletus di bawah kulit. Campuran sebum akibat peradangan kemudian menyebar ke seluruh folikel di sekitarnya dan menginfeksi pori-pori di sekitarnya.

Sebaiknya jangan meremas dan memencet noda ini karena perawatan yang tidak benar dapat mengakibatkan infeksi lebih dalam dan luas, juga dapat menyebabkan peradangan kulit berkepanjangan dan bekas luka yang sulit dihilangkan. Jika dibiarkan, jerawat nodul dan kista dapat terbentuk lagi di tempat yang sama. Sebaiknya segera temui dokter kulit.

Jerawat yang sangat parah jarang terjadi, tetapi dapat menyebabkan bekas luka serius pada kulit. Dua tipe umum dari jerawat yang sangat parah meliputi:

Jerawat Conglobata
Jerawat conglobata lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan pada usia 18 - 30 tahun. Penampilan fisiknya sering ditandai dengan benjolan yang meradang, besar, saling menyambung dan tetap aktif selama bertahun-tahun. Jerawat ini paling sering ditemukan pada wajah, dada, punggung, pantat, lengan atas dan paha.

Kondisi ini biasanya dimulai dengan komedo yang memperburuk menjadi jerawat nodul dan kista. Nodul dan kista tersebut kemudian dapat terus pecah dan terhubung sehingga menciptakan lesi yang berulang. Jika tidak diobati, jerawat conglobata dapat menyebabkan kerusakan kulit yang tak dapat dihilangkan.

Jerawat Fulminans
Jerawat fulminans juga dikenal sebagai jerawat ulseratif akut dan terjadi jika pengobatan jerawat conglobata tidak berhasil. Individu yang terkena akan mengalami rasa sakit dan peradangan pada sendi ditambah dengan masalah kulit akibat jerawat conglobata. Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, penurunan berat badan ekstrim dan kekakuan otot dapat terjadi.

Pada titik ini, sangat penting untuk mencari pengobatan medis, bahkan mungkin merlukan rawat inap. Jerawat fulminans juga dianggap sebagai penyakit yang dipicu oleh gangguan sistem kekebalan tubuh.
Baca Selanjutnya >>

Wednesday, May 7, 2014

Jenis dan Cara Menghilangkan Komedo

Jenis  dan Cara Menghilangkan Komedo -  penyebab munculnya Komedo adalah dikarenakan Pori –pori kulit yang tersumbat,  ada dua jenis komedo yaitu komedo terbuka ( blackhead ) dan komedo tertutup ( whitehead ), komedo terbuka terlihat seperti pori – pori yang membesar dan menghitam, sedangkan komedo terbuka terlihat seperti tonjolan putih kecil.  Komedo jenis inilah yang sering berubah menjadi jerawat, komedo jenis ini disebabkan oleh adanya penumpukan sel – sel kulit mati dan akibat sekresi kelenjar minyak berlebih pada kulit wajah.

Bagaimanakah cara menghilangkan komedo , baik komedo terbuka ( blackhead ) dan komedo tertutup ( whitehead ) ?

Komedo jenis terbuka ( blackhead )  : 
Cara menghilangkan komedo jenis terbuka adalah sebagai berikut  ; lakukan tekanan vertikal secara lembut di sekeliling komedo. Jika tidak ada isi yang keluar, jari-jari dipindahkan ke lokasi berbeda di sekitar komedo dan prosedurnya kemudian diulang kembali. Jika lemak mulai keluar, tekanlah secara perlahan di beberapa tempat (dengan menggunakan dua jari berlawanan) sampai semua isi dikeluarkan. Lap dengan kain yang bertekstur lembut dan steril

Komedo jenis tertutup ( whitehead ):
Cara menghilangkan komedo jenis terbuka adalah sebagai berikut ; Jika komedo sulit dikeluarkan dengan tekanan menggunakan jari , tusuklah dengan lembut di bagian tengahnya dengan jarum steril. Setelah itu, isi dari komedo dikeluarkan dengan prosedur yang telah dijelaskan pada langkah komedo jenis terbuka.

Langkah Selanjutnya adalah pembersihan Setelah perawatan menghilangkan komedo maupun jerawat pada langkah di atas, selanjutnya daerah yang sudah diekstrak harus dibersihkan dengan alkohol atau larutan antiseptik lain.


Untuk menanggulangi agar Komedo tidak muncul kembali, maka perlu perawatan wajah yang tepat, yaitu :
-    Cuci muka 3x sehari dengan sabun pH balance
-    Makanan: kurangi kalori, lemak, makanan pedas
-    Kosmetik: kurangi bedak padat dan foundation (alas bedak)

Demikian Artikel tentang Jenis  dan Cara Menghilangkan Komedo semoga bermanfaat bagi Anda yang saat ini tengah mengalami problema wajah, Cara terbaik dan paling aman untuk menghilangkan komedo  adalah dengan berkonsultasi langsung dengan ahli kecantikan di pusat – pusat perawatan wajah seperti klinik kecantikan, jika Anda tinggal di daerah Pondok Indah Jakarta Selatan kami sarankan untuk datang ke endermospa Jakarta, di pusat perawatan wajah dan tubuh tersebut tersedia berbagai treatment yang akan membantu Anda mengatasi berbagai permasalahan wajah dan tubuh untuk kesehatan dan kecantikan . Baca juga artikel menarik lainnya tentang Cara Menghilangkan Jerawat
Baca Selanjutnya >>