Pages

Showing posts with label Asuransi Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Asuransi Pendidikan. Show all posts

Wednesday, June 12, 2013

Investasi Masa Depan dengan Asuransi Pendidikan

Investasi Masa Depan dengan Asuransi Pendidikan - Pendidikan merupakan modal dasar seseorang dalam mempersiapkan masa depan, Sebagai orang tua pasti menginginkan anaknya memiliki masa depan yang cerah dengan menyekolahkannya ke sekolah – sekolah dengan kualitas yang baik. Akan tetapi beban ekonomi akibat tingginya biaya kehidupan bisa menghalangi tercapainya tujuan tersebut.

Investasi Masa Depan dengan Asuransi Pendidikan
Asuransi Pendidikan bisa menjadi salah satu solusi untuk menjamin tercapainya tujuan tersebut. Dengan asuransi pendidikan akan dberikan juga proteksi jiwa bagi orang tua sehingga apabila terjadi resiko kehidupan pada orang tua seperti kematian atau cacat total maka perusahaan asuransi akan membantu membayarkan sisa premi yang belum terbayarkan.

Mempersiapkan Dana pendidikan anak dengan asuransi pendidikan juga merupakan suatu bentuk investasi yang bisa digunakan untuk menjamin masa depan anak,kelebihan utama yang bisa diperoleh dari bentuk investasi dengan asuransi adalah adanya proteksi jiwa yang tidak bisa anda peroleh dari bentuk investasi seperti emas, tanah, reksadana.

Asuransi Pendidikan sebaiknya dipersiapkan sejak dini dan dilakukan dengan perhitungan yang matang agar biaya pendidikan yang dibutuhkan bisa terpenuhi atau paling tidak jika kurang jumlahnya tidak terlalu jauh dari biaya yang telah dipersiapkan, sehingga tidak menggangu ekonomi rumah tangga.
Baca Selanjutnya >>

Thursday, May 23, 2013

Rencanakan Keuangan Dengan Asuransi Pendidikan

Rencanakan Keuangan Dengan Asuransi Pendidikan - Jika dibandingkan dengan tujuan finansial yang lain, tujuan pendidikan memiliki prioritas yang tinggi karena tidak bisa ditunda. Anda bisa bayangkan apa jadinya jika pada saat anak sudah masuk usia sekolah dan anda sebagai orang tua belum memiliki dana, tentu hal ini akan menghambat kemajuannya untuk masa depan.

Asuransi Pendidikan
Rencanakan Keuangan Dengan Asuransi Pendidikan
Perencanaan Keuangan dapat didefinisikan sebagai suatu proses pengelolaan keuangan yang dilakukan secara disiplin, konsisten dan dalam jangka waktu tertentu (biasanya dalam jangka yang relatif panjang) untuk mencapai tujuan keuangan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Inti dari perencanan keuangan adalah hidup yang bebas dari masalah keuangan, bukan kegelisahan dan kekhawatiran akan uang tapi justru seorang pelaku perencana keuangan adalah orang yang mengendalikan uangnya membuat uang bekerja untuknya bukan sebaliknya.

Dengan menerapkan perencanaan keuangan sejak dini niscaya kebebasan keuangan akan anda dapatkan dalam waktu yang lebih singkat  dengan biaya yang relatif jauh lebih kecil dibandingkan jika anda menunda nunda.

Begitu pula dengan Biaya pendidikan anak, akan mudah terpenuhi jika memiliki perencanaan keuangan yang baik dan dipersiapkan sejak dini dengan Asuransi Pendidikan. Mengingat Biaya pendidikan dari tahun ketahun terus mengalami kenaikan.

Mungkin anda tidak membutuhkan perencanaan keuangan dengan asuransi pendidikan dari sekarang juga jika
1. Anda yakin tidak mungkin terkena Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK )
2. Anda yakin tidak mungkin sakit hingga tidak mampu bekerja lagi
3. Anda tahu pasti kapan akan meninggal dunia

Asuransi Pendidikan merupakan kendaraan anda untuk mewujudkan tujuan pendidikan anak yaitu menyekolahkannya hingga ke jenjang pendidikan tertinggi, tanpa harus merasa khawatir adanya ancaman resiko kehidupan saat “perjalanan merencanakan keuangan”, seperti kematian dan sakit keras yang membuat orang tua tidak produktif lagi. Asuransi pendidikan akan memberikan kepastian dana pendidikan bagi anak anda.
Baca Selanjutnya >>

Wednesday, May 22, 2013

Asuransi Pendidikan Investasi Masa Depan

Asuransi Pendidikan Investasi Masa Depan
Asuransi Pendidikan Investasi Masa Depan
Apakah anda sudah mempersiapkan dana pendidikan untuk anak anda ? biaya pendidikan akan semakin mahal dari tahun ke tahun, sehingga para orang tua harus mempersiapkan anggaran pendidikan secara cermat. Asuransi Pendidikan sangat bermanfaat untuk membantu orangtua merencanakan biaya pendidikan.

Biaya pendidikan semakin mahal hal ini di karenakan pendidikan yang berkualitas tentu memiliki harga tersendiri. Selain itu, peningkatan biaya –biaya akibat inflasi juga bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mahalnya biaya pendidikan. Oleh karena itulah dana pendidikan sebaiknya di persiapkan semenjak dini.

Untuk menyiapkan dana pendidikan anak di masa mendatang, anda harus mewaspadai resiko yang kemungkinan bisa terjadi di sepanjang “ perjalanan hidup “ menuju terwujudnya dana pendidikan untuk anak, misal terjadinya resiko orang tua sakit atau meninggal dunia. Walaupun, dana pendidikan harus tetap dipersiapkan.

Commonwealth life mempunyai solusi atas mahalnya biaya pendidikan anak, yaitu dengan meluncurkan produk – produk asuransi unggulan yang akan membantu merencanakan tujuan masa depan. Produk tersebut antara lain Tabungan Investasi investra link untuk nasabah individu dan Comm Link untuk nasabah Commonwealth Bank.

Investra Link atau Comm link merupakan produk multi fungsi yang mengombinasikan proteksi dengan investasi secara flexible, dimana orang tua dapat menggunakan hasil investasi di masa mendatang untuk dana pendidikan anak. Sementara itu, proteksi berupa Uang pertanggungan yang akan dibayarkan bila terjadi resiko orang tua meninggal dunia.
Baca Selanjutnya >>

Wednesday, May 15, 2013

Tua Belum Tentu Terlambat Berasuransi

Menyoal wacana berasuransi di usia muda, bukan berarti bagi anda yang telah berusia tua menjadi hambatan karena merasa sudah tidak muda dan terlambat dalam membangkitkan gairah berasuransi. Anggapan dasar yang salah karena kesehatan manusia tidak bisa dijamin dengan umur, meninggalkan banyak anak yang masih sedang dalam proses mengenyam bangku pendidikan, dengan usia yang tidak muda lagi justru seharusnya menjadi acuan.

Commonwealth Life memberikan program Danatra Cendekia yaitu produk asuransi jiwa dengan asuransi tambahan jaminan kelangsungan dana pendidikan putera-puteri nasabah. Apabila nasabah meninggal dunia atau mengalami cacat tetap total saat asuransi berlangsung maka premi akan dibebaskan hingga akhir jatuh tempo dan fasilitas tetap dibayarkan. Jika anak sebagai ahli waris meninggal dunia maka akan diberikan keuntungan sebesar USD 5.000 atau sekitar Rp.10.000.000, dan semua premi yang sudah dibayarkan akan dikembalikan, jaminan pendidikan untuk anak pun memiliki kepastian yang fleksibel memiliki keuntungan dapat dibayarkan sesuai dengan usia dari anak yang bersangkutan.

Beragam pilihan program asuransi yang sangat menarik, seharusnya menjadi perhatian dan prioritas investasi yang memberikan keuntungan jaminan keselamatan dan kelangsungan hidup pribadi dan juga keluarga.
Baca Selanjutnya >>

Thursday, April 25, 2013

Pilihan Investasi Untuk Biaya Pendidikan Anak

Asuransi Pendidikan
Sebelum menentukan jenis investasi yang akan di ambil untuk persiapan biaya pendidikan anak, sebaiknya para orang tua mengetahui terlebih dahulu mengenai berapa perkiraan biaya yang dibutuhkan nantinya, mengingat biaya pendidikan setiap tahunnya mengalami kenaikan.

Anda sebaiknya menghitung dengan cermat berapa kebutuhannya di masa depan dengan memilih apakah produk investasi tersebut sesuai dengan kebutuhannya atau tidak, beberapa pilihan investasi untuk biaya pendidikan anak antara lain Asuransi Pendidikan, tabungan, deposito, property dan reksadana.

Financial planner Ligwina Poerwo-Hananto menyarankan agar para orang tua menyiapkan biaya pendidikan anak sejak anak masih berada dalam kandungan. Bahkan, untuk pasangan yang mengalami kesulitan memiliki anak juga perlu menyiapkan biaya pendidikan karena usia akan terus bertambah, sementara belum tahu kapan akan hamil. Jika hamil di usia lanjut, jangka waktu usia produktif semakin pendek sementara anak masih kecil.

Berikut ini beberapa pilihan investasi untuk biaya pendidikan yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan:

Asuransi pendidikan. 
Sesuai fungsinya, asuransi adalah untuk proteksi. Pemilik asuransi adalah ayah atau ibu yang menjadi pencari nafkah utama. Pemilik asuransi diharuskan membayar premi dalam jumlah dan waktu tertentu sesuai pilihan. Keuntungannya, pemilik asuransi akan mendapatkan dana tiap kali putra-putri memasuki jenjang pendidikan baru, SD, SMP, SMA, dan PT. Selain itu dana asuransi akan tetap diberikan jika pemiliknya meninggal dunia dengan tanpa membayar premi lagi.

Tabungan
Menyimpan dana investasi dalam tabungan boleh jadi paling popular karena prosesnya mudah, membuat rekening di bank dan menyimpan sejumlah dana dengan memperoleh bunga berkisar 1 – 2% dan dipotong pajak 15% hingga 20 % tergantung dari saldo tabungan. Keuntungan dari menabung adalah tidak terikat oleh waktu, Anda bisa menarik dana kapan saja. Dananya bisa digunakan untuk uang pangkal, SPP, les, dan kebutuhan lain yang sifatnya rutin.

Deposito
Hampir sama dengan menabung, deposito adalah menyimpan uang di bank, tapi bunganya lebih besar yaitu sekitar 6% per tahun. Hanya saja bank mensyaratkan jumlah minimal untuk bisa membuka deposito yaitu Rp 8.000.000. Anda tak bisa mengambil uang kapan saja seperti tabungan. Uang yang didepositokan tak bisa ditarik untuk jangka waktu tertentu, 1 bulan, 3 bulan atau 1 tahun. Dana deposito bisa digunakan untuk kebutuhan jangka pendek seperti uang les.

Properti
Membeli tanah atau rumah. Dua jenis investasi ini hasilnya cukup besar, meski baru bisa dinikmati dalam waktu panjang. Anda bisa membeli properti dengan perhitungan akan menjualnya 7 atau 10 tahun mendatang saat harganya sudah tinggi. Artinya properti itu dibeli ketika anak masih kecil dan direncanakan untuk masuk PT. Bisa juga dengan menyewakan properti tersebut. Hasil sewanya bisa digunakan untuk biaya pendidikan bulanan. Yang perlu diingat adalah menjual properti butuh waktu, sulit terjual dalam waktu 2 hari.

Reksadana
Investasi yang uangnya dikelola oleh sebuah perusahaan manajemen investasi. Laporan perkembangan reksadana akan dikirim setiap satu atau beberapa bulan sekali. Reksadana ada beberapa jenis, jadi dapat digunakan secara berkala sesuai dengan jangka waktu jenjang pendidikan tiap anak. Reksadana dapat digunakan untuk melawan inflasi pendidikan yang tinggi.

Reksadana juga dapat dibeli kapan saja dan dicairkan kapan saja sesuai ketentuan yang berlaku di prospektus. Reksadana ini produk yang teregulasi dengan sangat baik oleh Bapepam-LK sehingga para pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan tindakannya. Setiap jenis reksadana memiliki risiko dan hasil investasi yang berbeda-beda. Jenis reksadana antara lain, pasar uang, pendapatan tetap, saham. Ada juga reksadana terproteksi dan reksadana penyertaan terbatas
Baca Selanjutnya >>

Tuesday, April 2, 2013

Menghitung Asuransi Pendidikan

Banyak orang tua berharap agar dapat menyekolahkan anak-anaknya kelak sampai ke jenjang pendidikan tertinggi. Pendidikan merupakan salah satu escalator sosial yang biayanya semakin lama semakin mahal. Salah satu cara untuk mempersiapkan dana pendidkan adalah dengan membeli Asuransi pendidikan. Biasanya pada produk – produk asuransi pendidikan memberikan perlindungan terhadap jiwa orangtua dan memberikan uang untuk biaya sekolah. Jika terjadi hal – hal yang beresiko terhadap orangtua, perusahaan asuransi akan memberikan dana untuk kelangsungan pendidikan.

Asuransi Pendidikan
Namun sayangnya, banyak pula orangtua yang tidak Menghitung Asuransi pendidikan dengan cermat berapa kebutuhan biaya pendidikan dengan santunan asuransi pendidikan yang akan diterima. Kebanyakan orangtua mendapati uang yang didapatkan dari asuransi pendidikan yang diterima jauh dari mencukupi biaya pendidikan anaknya.

Pangkal persoalan dari ketidaksesuaian itu adalah perbedaan laju inflasi didunia pendidikan dengan laju pertumbuhan dana yang diinvestasikan dalam asuransi pendidikan. Inflasi dalam dunia pendidikan dapat mencapai 15 % per tahun. Jadi misalnya biaya untuk kuliah di fakultas Ekonomi saat ini menghabiskan dana sebesar Rp. 300 juta , maka 10 tahun kemudian biaya ini akan membengkak menjadi Rp. 1.2 Miliar. Masalah apakah santunan dari asuransi pendidikan yang dimiliki akan mencukupi biaya tersebut? Jika tidak cukup tentu orangtua harus menambah lagi biaya pendidikan anaknya.

Ketika menawarkan proposal asuransi pendidikan, biasanya agen asuransi memberikan ilustrasi kapan dana pendidikan dapat ditarik. Beberapa perusahaan asuransi menawarkan jadwal pengambilan dana pendidikan pasti. Semisal ketika anak masuk taman kanak – kanan , masuk sekolah dasar atau masuk sekolah menengah dan kuliah. Kelemahan penarikan terjadwal ini adalah tidak tepatnya waktu cairnya dana asuransi pendidikan dengan kebutuhan. Misalnya dana cair pada bulan Agustus sesuai dengan ulang tahun polis, sementara orangtua memerlukan dana untuk membayar sekolah pada bulan Mei.

Artinya, orangtua harus menalangi terlebih dahulu kebutuhan biaya pendidikan ananknya sebelum mendapat dana dari asuransi Pendidikan. Adapula produk asuransi yang memberikan keleluasaan penarikan dana. Dana dapat ditarik kapan saja sesuai dengan kebutuhan, maklumlah, belakangan ini sekolah – sekolah terutama sekolah – sekolah swasta meminta pembayaran uang pangkal jauh hari sebelum anak mulai sekolah di bulan Juli. Produk seperti ini tentu lebih fleksibel karena dapat disesuiakan dengan jadwal pembayaran sekolah.

Ilustrasi Dana Pendidikan

Selain ilustrasi dana tentang kapan waktu pengambilan dana, ada juga ilustrasi mengenai berapa besar dana yang dapat ditarik di kemudian hari. Besaran dana ini bergantung pada berapa besar premi yang di bayarkan dan berapa besar pengembangan investasi pada asuransi tersebut.

Perusahaan asuransi menawarkan banyak jenis asuransi pendidikan. Ada yang menawarkan jaminan imbal hasil investasi sebesar 4, 5 % pertahun ditambah dengan imbal hasil investasi tambahan jika ada. Ada pula produk asuransi pendidikan yang terkait dengan unit link. Artinya ada sebagian premi asuransi yang diinvestasikan ke dalam berbagai macam sarana “ investasi “ seperti pasar uang, obligasi, atau saham.

Hasil investasi sangant tergantung dari keadaan pasar finansial, seperti harga obligasi atau saham yang berfluktuasi. Terkadang dana yang akan didapatkan terlihat sangat besar . semisal, dalam sebuah ilustrasi dengan mebayar premi sekian rupiah, dana yang akan cair pada saat anak kuliah sebesar Rp. 50 juta.Mungkin dana pendidikan tersebut terlihat cukup besar untuk nilai uang sekarang. Akan tetapi anak anda saat ini masih berusia 5 tahun dan akan kuliah 13 tahun kemudian, apakah 13 tahun mendatang dana sebesar itu sudah mencukupi untuk membiayai kuliahnya ? tentu harus diperhitungkan dengan cermat.

Menghitung Dana Pendidikan

Menghitung keperluan dana pendidikan tidak sulit, untuyk lebih mudah maka biaya harus dihitung berdasarkan masing – masing jenjang pendidikan sekolah. Misalnya anak saat ini berusia satu tahun hal itu berarti dia akan masuk taman kanak –kanak pada usia lima tahun, jadi masika ada sisa empat tahun lagi.

Jika biaya pendidikan tamn kanak- kanak saat ini sebesar Rp. 1 Juta , dengan kenaikan harga antara 10 – 15 % per tahun , maka empat tahun lagi biaya pendidikan tersebut akan mencapai Rp. 1,46 juta hingga Rp. 1,7 juta. Apakah biaya yang ditawarkan asuransi pendidikan sudah mencukupi.Jangan silau oleh nilai sekarang yang terlihat besar, karena belum tentu mencukupi untuk kebutuhan pendidikan di masa mendatang. Perhitungan ini terus dapat dilakukan hingga jenjang kuliah.

Dengan perhitungan matang asuransi pendidikan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin . Selamat Berhitung…!
Baca Selanjutnya >>