Pages

Friday, January 17, 2014

Pengaruh Musik Rock Pada Otak

Pengaruh Musik Rock Pada Otak  - Semua jenis bunyi dalam suatu rangkaian teratur yang kita kenal sebagai musik, akan masuk ke telinga, menggetarkan gendang telinga dan mengguncang cairan ditelinga. Untuk selanjutnya menggetarkan sel-sel berambut di dalam Koklea dan selanjutnya melalui saraf Koklearis menuju ke otak.

Pertama musik akan masuk ke Talamus, yakni bagian otak yang mengatur emosi,sensasi dan perasaanm Talamus akan menerima begitu saja musik yang masuk. Tanpa dicerna oleh otak, tanpa pertimbangan baik buruk maupun intelegensia. Setelah melalui talamus, bunyi tersebut kemudian masuk ke Hipotalamus yang mempengaruhi struktur basal "forebrain" termasuk sistem limbik, Hipotalamus merupakan pusat saraf otonom yang mengatur fungsi pernapasan, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan otot usus, fungsi endokrin, memori, dan lain-lain.

Jika musik telah mencapai talamus,itulah waktunya musik mulai menginvasi otak. Musik rock yang menghentak dan keras membuat denyut jantung lebih cepat, tekanan dan pergerakan otot juga ikut meningkat. Tapi ini bukanlah efek negatif utama musik rock. Sebab yang paling berbahaya adalah lirik dari lagu-lagu rock.

Musik dan lirik yang menginvasi otak, akan diserap otak dengan cepat, dipendam dan menjadi memori jangka panjang. Sayangnya lirik yang digunakan musik rock biasanya sarkastik dan berbau sadisme seksual.

Dalam usia yang rawan, lirik-lirik tersebut dapat menyesatkan orientasi seksual. Remaja adalah korban empuk dari lirik lirik rock yang sarkastik. Karena kecenderungan emosi mereka yang belum stabil. Jika anda memiliki anak yang masik remaja, perhatikanlah jenis-jenis musik yang dia dengar. Jadilah kawannya yang bisa berdiskusi masalah musik. Tidak ada salahnya anda beli keyboard atau piano untuk membuat diskusi musik dirumah menjadi lebih menyenangkan